Mencatat Perih

image
Weheartit.com

Aku rindu dengan dedaunan yang ranggas dari pohon karena beku, mereka hanya luka yang belum tercatat sebagai pedih. Apalagi bila mereka jatuh bersama buih hujan yang bermuara sebagai perih.
Ini sekedar rindu, sekedar kebisuan yang berkorelasi dengan sunyi. Bukan sesuatu yang berarti.
Namun pernahkah engkau berpikir bila sebuah rindu, Hujan. Mampu mengantarmu pergi ke dalam mimpi, melampaui seluruh angan hingga pagi.

Aku lebih suka mencatat perih sebagai puisi, tenggelam ke dalam lautan sepi hingga sebuah kata datang menemuimu, menyampaikan kabar. Setelah sekian lama perih menggelegar.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s