Rindu Tak Sengaja Bertebaran

image
Weheartit.com

Aku bercerita tentang bintang jatuh dan malam yang memaksaku mengunjunginya.
Malam yang panjang mengingatkanku tentangmu. Mendatangi malam-malam untuk merajut kenangan bersama cahaya.

Menyembunyikan luka tidak selalu mudah, tiap kali kenangan berputar kembali di kepala, rindu-rindu bertebaran. Wajah yang telah usang dan kemarau yang tak lagi pulang. Begitu saja bergema, seolah engkau masih bersamaku disana.

Ia hanya tak sengaja datang, malam yang panjang menariknya pada kekosongan yang rumit. Sebuah rindu yang tak akan selesai. Dan jarak yang begitu jauh. Jemari yang selalu digenggam oleh kesedihan.

Engkau hanya diam, hanya ada aku,kamu dan kesedihan yang tak teraba. Terasa ketika luka menidurkan kita pada kota yang berbeda. Dan setiap minggu ketika kakimu melangkah menuju gereja.

Hanya doa-doa yang tahu, dan rindu yang bertebaran. Membawa kita mengunjungi malam untuk bercerita tentang bintang jatuh,tentang kehilangan yang utuh

Advertisements

One thought on “Rindu Tak Sengaja Bertebaran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s