Kekasih Hujan

image
Weheartit.com

Kau datang, ingatan tentang puisi-puisi yang tergeletak diam, tentang hujan badai, dan kekasih yang hilang.

Siapa yang mau datang di pagi yang sembab dengan halimun dan udara sedingin ini. Hanya kamu

Dan sekali lagi aku ingin amnesia agar tak lagi mengingat ketakutan yang selalu dikirimkan hujan setiap malam. Langkahmu mulai memudar Karena sesak oleh jenuh. Puisi yang tak selesai ditulis.

Nanti bila rinduku datang lagi, biarkan aku menjumpaimu dalam kisah yang tak akan tamat. Mengingatmu sebagai kekasih hujan, tinggal pada ingatan yang tak akan padam.

Advertisements

14 thoughts on “Kekasih Hujan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s