Merekam Malam

image
Weheartit.com

Masih ingatkah engkau tentang malam yang ikut merekam kenangan
Hujan menderas, rumpun putih alamanda yang ikut basah
Dan deru petir berseru dengan getir

Malam ketika kata-kata berpijar seperti bara api yang menyala
Muka jendela yang kehabisan tangis
Seketika luka merekah, pagi menyela kita untuk kembali bersama
Malam runtuh bergantian dengan fajar, tiap sorotnya kehilangan kabar.

Ternyata teriakanmu masih saja dieja oleh derai hujan,
Kenangan lapuk yang ikut mengalir ke laut.
Duka sesekali beringsut. Perjalanan malam yang tak lagi berpaut.

Iklan

2 thoughts on “Merekam Malam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s