Pancaroba

image

Tak usah datang lagi, rintik gerimis. Aku sedang menikmati angin kemarau yang berembus di kepala membuyarkan kenangan-kenangan tentangnya.
Tak usah kembali awan mendung. Tanpamu bahkan jiwaku lebih berpendar bersama milyaran bintang di langit meskipun tak ada satu yang membumi.
Tak usah kembali hujan. Aku bahagia meski sebentar lagi tandus menghakimi pertemuan-pertemuanku dengan malam. Tanpanya.

Advertisements

6 thoughts on “Pancaroba

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s