Belum Tuntas

Ketika kita benar-benar sudah melangkah. Mungkin ada beberapa kisah yang masih tertinggal. Yang belum tuntas, atau belum tamat untuk diputar lagi.
Ketika kita sudah sama-sama pergi. Mungkin ada salah satu dari kitaΒ  yang tak pernah punya waktu untuk saling melupa. Tak pernah ada orang yang sanggup menutup ingatan-ingatan tentang sakitnya kehilangan.
Dan akulah yang masih tertinggal ketika kakimu sudah melangkah jauh. Ketika tanganmu telah menggenggam jemari yang lain.
Ada seseorang yang lebih baik yang engkau rindukan. Yang bisa engkau hujani puisi setiap waktu. Dan malam kala hujan engkau tak perlu lagi disibukkan untuk menidurkan ketakutanku.
Menghitung jarak yang jauh. Aku tak akan mampu. Kakiku juga harus ikut melangkah. Sama sepertimu.

Advertisements

11 thoughts on “Belum Tuntas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s