Maaf

Dan jika aku kembali sekarang, sungguh aku tidak berniat untuk kembali menjadi bagian dari masa depanmu. Bukankah aku terlebih dulu menjadi masa lalu yang berlalu. Tersapu musim gugur menjadi ingatan yang terlupakan. Dan aku tidak sekalipun bermaksud melukaimu saat itu .

Aku benci hari dimana segala tentang Prancis hanya mengingatkan tentang luka bukan tentangmu. Aku benci mengakhiri semua tanpa sepatah kata. Aku bungkam bukan. Aku benci tak bisa menghapus kata-kata kasar yang keluar begitu saja.
Aku benci menghapus semua tentang Prancis karena aku suka. Aku benci segala tentangmu saat ini.

*****
Aku si bodoh yang masih percaya jika hujan mampu menghapus kenyataan. Masih berlarian kedinginan dengan harapan segala yang buruk terhapus begitu saja. Aku benci mengingatmu, saat ini, nanti atau esok lagi. Bagaimana bila aku si bodoh yang tak pernah sanggup melupa?
Aku bukan orang yang engkau harapkan. Hari ini engkau lebih dulu memutuskan untuk melupakanku. Kau bilang aku tak bisa begitu saja datang sebagai masa depan. Aku terlanjur menjadi bagian lalu yang telah berlalu.

Sekarang aku masih si bodoh yang percaya jika tetes hujan mampu memberi makna dalam setiap kata. Kenapa selalu saja hujan yang menderas, senja ,serta perdebatan yang kita buka. Dan mengapa dengan mudahnya segalanya berakhir begitu saja. Ada episode yang diulang terus-menerus. Aku bosan.

*****

Aku tak pernah mau menjadi si bodoh jika aku mampu memilih, tapi aku juga tak mampu menarikmu kembali. Segala yang kuucapkan hari itu seolah jatuh begitu saja seperti tetes hujan yang akan kita lupakan.
Dan maaf jika memang aku bukan si baik yang bisa membahagiakanmu.

Advertisements

28 thoughts on “Maaf

  1. Karna masa lalu aku masih disini,
    Meniti setiap langkah kehidupan untuk masa depan,
    Bukan untuk melupakan semua itu,
    Dan Aku tak membencimu,
    Tapi aku kesal semua itu terus terjadi,
    Tapi aku tau masa lalu itu teman dalam hujan ku.

    Mungkin hujan bisa menghapuskan debu yang kering”
    Tapi bukan itu yang aku tunggu
    Yang aku tunggu pelangi saat hujan reda,
    Untuk melanjutkan episode yang lalu,
    Dan bukan mengulang episode yang telah tayang”

    Hehehehe

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s