Bagaimana Jika…

image
Pinterest.com

Aku bertanya-tanya apakah engkau masih menatap langit setelah senja hilang dari cakrawala.
Masihkah engkau berlari ke arah barat untuk mengejar horison.
Apakah engkau mengingatku sebagai bagian terkecil dari ingatanmu. Sebab aku adalah sepenggal kisah yang pernah meneduhimu dari hujan dan kedinganan dahulu kala.
Apakah engkau telah melupakanku. Bagaimana jika aku adalah awan yang tak akan mampu kau jangkau sekuat apapun engkau berlari. Atau angin yang tak perlu dikejar sebab tak pernah tampak. Bagaimana bila aku menyerupa langit yang hanya sekilas lalu hilang dari pikiran.
Atau sebenarnya aku ini datang untuk pergi dan tak akan kembali ke hidupmu lagi.
Aku takut.

Advertisements

27 thoughts on “Bagaimana Jika…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s