Laut

image

Halo, lama tak bertemu. Aku sudah lupa kapan terakhir kali aku menemuimu. Kau tahu, rasanya ingin kubunuh mereka yang melukai hatimu atau muncul sejenak untuk memaki, mereka yang dengan brengseknya menghinamu di media sosial namun hanya diam saat kau temui. Mereka yang membuatmu bersedih lagi. Dulu mungkin aku juga sejenis manusia yang sama seperti mereka. Hanya mampu menilai orang lain tanpa berkaca.

Seperti laut yang membentang luas. Percayalah jika manusia hadir di tengah kehidupan dengan berbagai sisi. Peresensi mereka merupa laut yang punya banyak ranah untuk dihinggapi. Punya banyak pantai untuk dikunjungi. Namun tak semua tempat di lautan mampu kau gapai. Ada banyak rahasia yang tak mungkin terungkap. Ada banyak keburukan yang sengaja di sembunyikan di bawah permukaan, ada berjuta kejutan yang tak tertangkap, dan rahasia-rahasia yang menjadi alasan hadirnya mereka di dunia.

Dan aku salah satu yang hadir seperti lautan. Luasku tak selalu mampu dengan lapang memaafkan. Ada banya dendam yang tersimpan hingga yang telah dilupakan. Sejenak aku ingin kau tahu, berhentilah bersedih seperti itu. Ada banyak manusia lain yang bisa menghargaimu. Berhentilah berkaca, karena kau tak butuh. Merekalah yang butuh.

Advertisements

3 thoughts on “Laut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s