Memaknai Cinta

image
Pinterest.com

Ini hanya bagian dari keisengan saja saat kutanyai beberapa orang di sekitarku tentang cinta. Mereka yang telah berpengalaman disakiti, jatuh hati, merasakan bahagia hingga pada akhirnya harus terluka berkali-kali.
Cinta memiliki signifikansi yang puitis. Selalu dihubungkan dengan kebahagiaan dan kesederhanaan. Kalau ditanya cinta itu seperti apa. Aku pun tak pernah tahu. Ada hal abstrak yang tak kasat mata namun selalu menerpa. Juga diam lama di dalam hati tanpa pernah diketahui. Aku hanya ingin bilang kalau jantungku seolah memompa darah lebih cepat saat engkau datang disini. Namun mulutku terkatup tanpa menyuarakan apa-apa.

Aku ingin berkhayal sebentar. Kamu dan pacarmu entah siapa itu pasti telah bahagia tanpa perlu menyembunyikan apa-apa. Dan aku benar, aku akan jadi spesies pertama yang menolongmu saat engkau jatuh. Dan jatuhlah dengan segera.
Kau sudah tahu, jika cinta bagiku adalah membeli bunga Mawar di Pasar Kayoon. Aku tahu untuk siapa bunga itu ditujukan, aku tahu mengapa aku datang. Namun bungaku tak pernah sampai. Berakhir layu dan kering di samping jendela. Angin diam-diam menerpa dari ventilasi. Bungaku mungkin layu dan mati, namun cinta tak akan pernah. Dan aku akan tetap menjadi spesies penolongmu nanti jika kamu jatuh.

Advertisements

7 thoughts on “Memaknai Cinta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s