Membaurlah

image

Membaurlah dengan warna senja
Dan sepotong kenangan yang terlupakan
Melintas pada batas langit dan bumi
Bersama angin dan hujan

Dia,
Yang menerbangkan secarik kertas
Kepada angin yang bergerak maju
Melintasi ranah dan lautan
Demi sepotong jawaban

Lelaki itu,
Yang bertukar jawaban dengan hujan
Dengan rintik-rintik rindu yang akan bermuara ke lautan
Dengan puisi dan keheningan
Masihkah dia menunggu dan menulismu

Sepotong kenangan itu,
Masihkah ia simpan
Tentang jalan-jalan yang basah
Daun-daun rontok di sepanjang jalan
Dan luka yang merekah begitu saja

Jawaban itu,
Kemana ia hilang dan berlalu
Apakah hanya dengan puisi mereka akan menyatu
Atau hanya untaian kata-kata
Yang akhirnya lepas begitu saja

Tapi masih ingatkah lekaki itu,
Langit yang membaur dengan warna senja
Warna-warni lampu kota
Dan puisi yang mereka tulis bersama

Advertisements

15 thoughts on “Membaurlah

  1. “Lelaki itu,
    Yang bertukar jawaban dengan hujan
    Dengan rintik-rintik rindu yang akan bermuara ke lautan
    Dengan puisi dan keheningan
    Masihkah dia menunggu dan menulismu”

    suka banget sama bagian ini… sangat suka…

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s