Kotak Pengap

Aku bisa merasakan tanganmu yang mungil menggapai udara. Mencari kebebasan setelah sekian lama terkungkung dalam kotak pengap. Engkau sulit bernafas, sulit bergerak, sulit berpijak. Ada banyak hal yang membuatmu terganggu. Karena saking banyaknya engkau menyebut dirimu sendiri si pencari kebebasan. Bisa kupastikan engkau akan lari sekuat tenaga setelah kotak itu terbuka. Aku begitu percaya engkau sangat hebat dalam segala hal. Menulis, mendaur ulang, bernyanyi, bermimpi. Namun tak satupun makhluk di Bumi ini tahu bahwa engkau sangat rapuh. Tanganmu terlalu mungil untuk menggapai mimpi, tubuhmu terlalu ringkih untuk menghadapi dunia.

Ingatkah engkau kotak pengap itu, sejak usiamu lima tahun engkau berharap bebas. Mungkin selalu menghakimi takdir adalah keahlianmu saat itu. Hanya saja engkau masih tak berdaya. Dunia terlalu asing untuk diketahui. Ada banyak misteri yang kadang membuatmu bahagia, sedih, gentar, dan takjub. Jika dikalkulasi secara teliti, sudah tujuh belas tahun engkau begini. Menggapai-gapai udara berharap bebas suatu saat nanti. Dan kotak pengap itu telah merupa sebuah ruangan yang dikelilingi tembok besi. Terlalu sukar untuk dihancurkan.

Entah mengapa aku percaya engkau akan bebas. Kotak pengap itu akan terbuka. Kubiarkan engkau yakin bahwa suatu ketika dunia ini tidak akan lagi asing. Dan udara bebas akan bisa engkau hirup seperti saat pertama kunjunganmu ke alam mimpi. Tunggu, sebentar lagi, kotak pengap itu akan musnah seiring munculnya matahari. Dan pasti engkau akan lari, bukan hanya sekuat tenaga namun sejauh tubuhmu terperangkap dalam kotak pengap itu. Larilah sejauh mungkin, biarkan dunia berevolusi. Engkau akan tetap lari hingga kotak pengap itu terlalu jauh untuk bisa dilihat.

Engkau akan bebas.

Iklan

10 pemikiran pada “Kotak Pengap

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s