Arah

image
Weheartit.com

Tak mudah memang,
Menyusun kepingan kenangan yang hancur oleh semu,
Luka-luka berteriak menggigil diantara dusta dan nista
Ketika suara malam bersahutan terjaga
Bisikanmu menyusup ke dalam mimpi, membentuk sebundar ilusi
Penantian yang lama hanya membuat lumut di bibirmu membatu
Udara yang kalap menggetarkan seluruh sayap,
Sayap patah yang kau artikan sebagai kehilangan

Kau butuh petunjuk, arah dan tanda
Butir-butir sajak di kertasmu telah biru
Mengusang cuma di senja yang bisu
Seperti serbuk debu yang dilangitkan Tuhan sore ini
Hanya kau anggap angin belaka
Mereka bercengkerama dengan udara
Menceritakan sesal dan isyaratkan kehilangan juga butuh tanda

“Aku butuh kompas”
Bisikmu kepada dingin yang sedang lewat
Kau tak ingin tersesat memasuki diam
Agar tahu dimana kehilangan bersemayam
Seperti luka-luka, kenapa mereka datang cuma malam?
Dan kenapa tak ada arah menuju kehilangan?

Iklan